Halaman

Rabu, 20 Februari 2013

Suka Makan Ayam Atau bahkan Sering ??

Makanan enak sepanjang masa, boleh dibilang terjangkau, mudah di dapat. 
Apalagi kalau bukan Ayam.
Yuup,, bener bangeet siapa sich yg gak doyan Ayam dari balita,anak-anak,remaja,dewasa hingga lansia semua suka Ayam. 
Cara memasaknya juga gak kurang-kurang ide bisa di goreng, dibakar,dipanggang, dirica-rica , disemur,disate etc... masih buanyak banget..
Kalau artis malingsia upin-ipin suka makan Ayam diapain ??
yuhuuy... 100 bagi yg jawab "Ayam Goreng" :D.

nah pembaca paling suka makan Ayam diapain nih..??
Walaupun beberapa taun silam Ayam sempat terasingkan gara-gara isyu Flu Burung tapi lagaknya sekarang mulai bersinar lagi . Ayam memang salah satu makanan 4 sehat yang terjangkau dan mudah didapat karena hampir seluruh negara didunia cocok untuk berternak Ayam. 
Umumnya mereka yang gemar mengkonsumsi adalah yang menyukai makanan cepat saji. Apalagi sekarang rumah makan,cafe dan restaurant berlomba menawarkan paket-paket hemat yang bermenu utama Ayam. 
Sasaranya adalah Anak-anak kos dikalangan Mahasiswa, 4 dari 5 Anak kos lebih memilih paket hemat yg bermenu utama Ayam, ujarnya selain terjangkau juga Enak rasanya. ketika saya tanya mereka apa tidak bosan?? jawabnya "bosan kan bisa ganti menu Ayam lain, abisnya enak,praktis dan terjangkau ".

Dewasa ini Ayam merupakan salah satu menu lauk favorit,tapi perlu di perhatikan bahaya dari suntikan(vitamin)yang di berikan pada hewan ternak tersebut.Secara langsung ataupun tidak dapat menyebabkan kanker payudara.


Belakangan meninpa tiga mahasiswi di Hong Kong  yang menderita kanker payudara,menurut riset penyebabnya meraka terlalu banyak mengkonsumsi ayam.Bahkan setiap hari.Meskipun belum ada daftar konkrit tentang kasus ini.Tapi di yakinkan bahawa bahan kimia yang terkandung di daging Ayam(terutama yang sudah FROZEN)sangat memungkinkan tumbuhnya penyakit kanker.

Dan peringatan bagi para pria yang menyukai makanan cepat saji berbahan Ayam, terutama bagian paha dan sayap. Pengaruh bagian tubuh ayam tersebut terhadap perilaku para konsumen pria ialah adanya kecenderungan mereka (para pria) akan lebih bersifat feminin. Kecenderungan tersebut terjadi karena dua bagian tubuh ayam potong itu mengandung hormon kewanitaan (insulin X). Hormon kewanitaan tersebut disuntikkan ke dalam tubuh ayam melalu paha atau bagian sayap untuk memacu pertumbuhan. Karena itu, hormon tersebut banyak menumpuk di bagian itu. Jika dikonsumsi manusia, dalam hal ini para pria, hormon tadi akan ikut masuk dan menumpuk di dalam tubuh. Lama kelamaan, kelebihan hormon kewanitaan di dalam tubuh akan mengakibatkan pria berubah karakter menjadi feminin seperti wanita alias banci. Kasus seperti itu semakin jelas terlihat di kota-kota besar seperti Jakarta. Banyak pria berperangai seperti wanita. Ada pula yang berlagak layaknya pria tulen, tetapi memiliki kecenderungan mencintai sesama jenis alias gay

hmm miris kan dengernya,, nah bagi para pembaca bisa direnungkan lagi tentang Ayam. Boleh makan Ayam,perlu memang tapi jangan berlebihan dan jangan keseringan semua sewajarnya saja. 
cintai tubuhmu mulai dari apa yang kamu berikan ke tubuh :) 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar